Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Hasto Kristiyanto: 26 Kader PDIP Kena Sanksi Rakernas

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 19:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sedikitnya ada 26 orang kader PDIP yang terkena sanksi disiplin oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagaimana disampaikan dalam pidato politiknya saat pembukaan Rakernas Rakernas 1 dan HUT ke-47 PDIP.

Begitu dikatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di arena Rakernas kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1).

"Sesuai dengan pidato politik Ibu Ketua Umum pada saat pembukaan Rakernas, disiplin langsung diterapkan. Mereka yang tidak menjalankan instruksi Ketum instruksi partai langsung diberikan sanksi" kata Hasto.


"Hari ini ada 26 kader PDIP yang diberikan sanksi karena tidak menjalankan perintah itu di dalam disiplin partai," imbuhnya menegaskan.

Dia jelaskan, dari 26 kader PDIP yang dijatuhi sanksi itu lantaran melanggar tata tertib Rakernas. Seperti merokok sembarangan hingga kartu pengenal peserta Rakernas yang dilubangi dan sejenisnya.

"Ada yabg merokok di luar pada saat acara, ada yang kemudian terlalu asik di tempat lain, ID card-nya dikasih lubang. Langsung kita berikan sanksi," jelasnya.

Sanksi diberikan kepada 26 kader PDIP tepat pukul 14.30 WIB. Sebab, mereka dinilai tidak mengindahkan instruksi partai.

"Sudah 26 kader partai yang sudah dapat sanksi karena tidak menjalankan perintah partai tersebut," demikian Hasto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya