Berita

Mantan Menteri Sekretaris Kabinet era SBY, Dipo Alam/Net

Politik

Borok BUMN Kebongkar Lagi, Dipo Alam: Dimana Hebatnya Rini Soemarno?

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 17:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Perlahan tapi pasti, borok perusahaan plat merah kembali terungkap setelah PT Asuransi Jiwasraya dinyatakan tak mampu membayar klaim nasabah sebesar Rp 13,7 triliun.

Baru-baru ini, terungkap juga perusahaan asuransi Asabri yang dinyatakan merugi Rp 10 triliun.

Terkini dan menghebohkan, ketika Menteri BUMN Erick Thohir menemukan permainan laporan keuangan sehingga seolah-olah perusahaan milik negara itu untung.


Atas banyaknya borok terbuka di lingkungan BUMN, Mantan Menteri Sekretaris Kabinet era SBY, Dipo Alam mempertanyakan peran mantan Menteri BUMN, Rini Soemarno.

“Pak @RamliRizal dan Pak @msaid_didu @tempodotco @jokowi @berita_rmol @mohmahfudmd @republikaonline @AndiArief__  Ada 'Perampokan BUMN' lagi? Dulu Menteri BUMN Rini Sumarno dimana kehebatannya? Kasihan Pak Erick Thohir cuci piring?,” cuit Dipo di akun twitter miliknya, Sabtu (11/1).

Menteri BUMN Erick Thohir, mengatakan modus window dressing (mempercantik laporan keuangan) menjadi salah satu praktik yang dilakukan di perusahaan plat merah. Hal tersebut, kata dia, merupakan tindakan kriminal.

Rekayasa laporan keuangan ini pernah terungkap di perusahaan Garuda Indonesia.

Dalam laporan keuangan tersebut, Garuda Indonesia membukukan laba bersih sebesar 809,85 dollar Amerika atau setara Rp11,33 miliar. Angka ini melonjak tajam dibanding 2017 yang menderita rugi 216,5 juta dollar Amerika.

Namun, laporan keuangan tersebut ditolak oleh dua komisaris saat itu Chairul Tanjung dan Dony Oskaria karena menganggap laporan keuangan 2018 Garuda Indonesia tidak sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Pasalnya, Garuda Indonesia memasukan keuntungan dari PT Mahata Aero Teknologi yang memiliki utang kepada maskapai berpelat merah tersebut. PT Mahata Aero Teknologi sendiri memiliki utang terkait pemasangan wifi yang belum dibayarkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya