Berita

Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Bantah 'Sembunyi' Di PTIK Dan Dikumpulkan Megawati, Ini Penjelasan Hasto

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 10:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membantah bahwa dirinya sempat bersembunyi di kantor PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat tim Satgas KPK bergerak ke 'markas polisi' itu.

"Saya sejak kemarin mempersiapkan seluruh penyelenggaraan Rakernas (PDIP) ini," kata Hasto kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jumat malam (10/1).

Hasto juga membantah bahwa dirinya bersama para petinggi PDIP yang lain sempat dikumpulkan oleh Ketua Umum Megawati di kediamannya, Kamis malam (9/1). Hasto mengaku kala itu memimpin rapat di arena Rakernas 1 dan HUT ke-47 PDIP di JIExpo Kemayoran.


"Tidak (dikumpulkan Megawati). Karena kemarin saya yang memimpin rapat. Ibu Mega menugaskan saya untuk memimpin rapat dengan para ketua DPD (PDIP) di sini (JIExpo Kemayoran)," kata Hasto.

Labih jauh, anak buah Megawati Soekarnoputri ini menyebutkan ada yang melakukan framing terhadap dirinya terkait kasus suap yang menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan beberapa kader banteng moncong putih.

"Ada yang memframing. Termasuk contoh PTIK ya disebut-sebut saya berada di PTIK. Teman-teman semua tahu ini Rakernas 1 dan HUT partai memerlukan sebuah konsentrasi, kami persiapkan dengan matang," ujarnya.

Plt Jurubicara KPK Ali Fikri sebelumnya mengatakan bahwa tim KPK sempat ke PTIK. Namun dia tidak merinci secara detail dalam rangka apa tim penyidik KPK ke PTIK dan sempat diminta tes urine oleh petugas PTIK.

"Di sana petugas sempat dicegat dan dicari identitasnya. Betul sampai kemudian diproses di situ, ditanya, tes urine, dan lain-lain seolah ada orang yang ingin berbuat (sesuatu)," ungkap Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka, yakni Komisioner KPU, Wahyu Setiawan dan mantan anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina sebagai pihak penerima suap.

Sedangkan pihak pemberi suap, yakni Harun Masiku dan Saeful Bahri yang merupakan orang dekat Hasto Kristianto.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya