Berita

Serpihan pesawat Ukraina yang jatuh ditembak rudal Iran/Net

Dunia

Menlu Jerman: Iran Mesti Bicara Yang Sebenarnya

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Republik Islam Iran tidak boleh menyembunyikan penyebab kecelakaan maskapai Ukraina dalam penerbangan ke Kiev dari Teheran. Jika hal itu dilakukan, maka akan memperburuk iklim ketidakpercayaan di kawasan tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas. Ia menguraikan sentimen beberapa menteri yang menuntut penyelidikan yang transparan atas kecelakaan yang menewaskan 176 orang di dalam pesawat Ukraina International Airlines.

"Penting untuk mengatakan hal yang sebenarnya. Ada sinyal positif Iran melibatkan negara lain dalam mengklarifikasi apa yang terjadi,” kata Maas, Jumat (10/1).


“Hal ini tidak bisa disembunyikan. Itu akan menumbuhkan ketidakpercayaan baru dan itu adalah hal terakhir yang kita butuhkan sekarang," lanjut Maas.

Pesawat Ukraina jatuh tak lama setelah lepas landas oleh rudal Iran, yang kemungkinan secara tidak sengaja. Kejadian ini terjadi di tengah sasaran balik Irak ke Amerika Serikat. Namun Iran membantah Boeing 737-800 tersebut dijatuhkan oleh rudal miliknya.

Sementara Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok meyakini pesawat tersebut ditembak jatuh oleh rudal Iran.

"Sangat mungkin bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh rudal Iran," ujar  Stef Blok.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya