Berita

Sejumlah korban dalam ledakan di Pakistan/Reuters

Dunia

Ledakan Masjid Dikhawatirkan Ganggu Proyek Pakistan-China

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 00:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat ledakan terjadi di sebuah masjid di Quetta, provinsi Balochistan, Pakistan pada Jumat malam (10/1). Polisi menduga, ledakan itu dipicu oleh bom buatan yang disembunyikan di dalam masjid tersebut.

"Sejauh ini, 13 mayat dan 20 luka-luka telah dibawa ke sini," kata jurubicara rumah sakit setempat, Wasim Baig, seperti dimuat Reuters.

Di antara korban meninggal dunia adalah seorang perwira polisi senior. Dia madalah Haji Amanullah. Putranya diketahui dibunuh oleh orang tidak dikenal bulan lalu. Belum diketahui apakah ledakan kali ini berkaitan dengan pembunuhan bulan lalu itu.


Sementara itu, seorang juru bicara militer Pakistan mengatakan bahwa pasukan paramiliter sedang melakukan operasi pencarian dan investigasi di sekitar lokasi.

Untuk diketahui, Balochistan merupakan wilayah yang kaya mineral dan gas di Pakistan. Provinsi ini berada di pusat Koridor Ekonomi China-Pakistan senilai 60 miliar dolar AS, yang merupakan bagian dari proyek infrastruktur Jalan dan Sabuk China.

Kekerasan yang terjadi di Balochistan telah memicu kekhawatiran tentang keamanan proyek-proyek seperti hubungan energi yang direncanakan dibuat dari China barat ke pelabuhan selatan Gwadar di Pakistan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya