Berita

Hamdan Zoelva/Net

Politik

Hamdan Zoelva: Kebijakan Hukum Jangan Sampai Korbankan Ekonomi Rakyat Bawah

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 23:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ada banyak hal kemajuan yang sudah dicapai Indonesia dalam berbagai aspek. Diantaranya aspek ekonomi, aspek pembangunan hukum, dan yang lainnya.

Demikian yang disampaikan oleh mantan Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva dalam pengajian umum dengan tema 'Proyeksi Indonesia 2020' di Auditorium KH. Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.
 
Hamdan menyatakan, Indonesia harus  bersyukur karena sudah mengalami pertumbuhan yang sedemikian rupa. Kendati begitu, tantangan ke depan, sesungguhnya begitu besar.


"Persaingan dunia saat ini begitu ketat. Orang dulu mengenal internasionalisasi. Namun sekarang semua jadi nasionalisasi," jelas Hamdan.

"Amerika nasionalisasi, China nasionalisasi, semua orang menengok ke kepentingannya masing-masing dan ini lah yang menjadi tantangan besar bagi Indonesia ke depan," sambungnya.

Dengan melihat kondisi ini, Hamdan mengajak semua pihak untuk kembali melihat potensi yang dimiliki Indonesia.

"Jangan sampai kita lalai dengan hanya mengandalkan ekspor. Sementara negara lain sudah memblok kepentingannya masing-masing. Sudah saatnya Indonesia memikirkan tentang pasar dalam negeri," tandasnya.

Untuk memulai itu semua, salah satu caranya adalah dengan menumbuhkan dan menguatkan pasar dalam negeri.

"Kalau enggak ada penguatan ekonomi rakyat bawah maka itu akan berat sekali dihadapi. Karena itu kebijakan hukum di tahun 2020 jangan sampai mengorbankan ekonomi dari rakyat bawah. Sebab itu akan menjadi masalah bagi bangsa kita," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya