Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Disebut KPU Teken Surat PAW Harun Masiku, Hasto: Tidak Ada Negosiasi

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 22:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengaku tidak pernah melakukan negosiasi dengan Komisi Pemiliham Umum (KPU), terkait penetapan pergantian antar waktu (PAW) Caleg PDIP Harun Masiku.

Begitu itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).

"Kami tidak pernah proses negosiasi, karena hukum untuk PAW itu sifatnya rigid, sangat jelas dan diatur berdasarkan ketentuan suara," kata Hasto.


Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman yang mengungkapkan bahwa PAW Harun Masiku diteken oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Hasto.

Harun Masiku kini menjadi 'pasien' Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran terlibat kasus suap dengan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.  

Diketahui, Harun Masiku mendapatkan urutan ke lima. Sementara Riezky Aprilia pada urutan kedua dan menggantikan Alm Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu.

Hasto menegaskan bahwa dirinya tidak pernah 'bernegosiasi' dengan KPU untuk meloloskan Harun Masiku. Menurutnya, PDIP telah melakukan PAW sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Kalau kita lihat, pada 7 Januari pihak KPU telah mengeluarkan surat bahwa apa yang diputuskan dan diusulkan PDIP tidak diterima oleh KPU, jadi untuk apa kemudian dilakukan upaya-upaya (negosiasi) tersebut?," katanya menegaskan.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya