Berita

Kesepakatan dagang China-AS bakal dilanjutkan setelah Pemilu Presiden/Net

Dunia

Negosiasi Kesepakatan Dagang Fase 2 AS-China Dimulai Setelah Pemilu Presiden

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 09:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pekan depan, Amerika Serikat dan China akan menandatangani kesepakatan Fase 1 untuk mengakhiri perang dagang di antara keduanya.

Kendati demikian, masih ada beberapa hal yang belum bisa disepakati. Sehingga, dikatakan oleh Presiden AS Donald Trump, AS dan China akan melanjukan negosiasi untuk kesepakatan Fase 2.

Rencananya, negosiasi menuju Fase 2 akan dilakukan setelah pemilihan umum presiden tahun ini.


"Kami akan segera memulai negosiasi tahap dua. Ini akan membutuhkan sedikit waktu," kata Trump kepada wartawan pada Kamis (9/1), seperti dimuat Channel News Asia.

"Saya pikir saya mungkin ingin menunggu untuk menyelesaikannya sampai setelah pemilihan, karena saya pikir kita bisa membuat kesepakatan sedikit lebih baik. Mungkin kesepakatan yang jauh lebih baik," lanjutnya.

Dalam kesepakatan Fase 1 sendiri, China telah berkomitmen untuk meningkatkan impor dari Amerika Serikat dengan nilai minimal 200 miliar dolar AS selama 2 tahun ke depan. Termasuk 50 miliar dolar AS dalam produk pertanian tambahan.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan China telah mengkonfirmasi bahwa Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Washington untuk menandatangani kesepakatan Fase 1 dengan Trump.

Menanggapi kesepakatan awal keduanya, pasar dunia menyambutnya dengan positif. Lantaran, perang dagang AS dan China sendiri tidak hanya mempengaruhi ekonomi kedua negara semata, melainkan juga ekonomi dunia.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya