Berita

Anies tak peduli dirinya kerap jadi trending di media sosial/RMOL

Politik

Kerap Jadi Trending Di Media Sosial, Anies: Fokus Bekerja Pada Kenyataan, Bukan Percakapan

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 19:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Musibah banjir yang melanda Jabodetabek menyita perhatian banyak pihak. Tak hanya di dunia nyata, pembicaraan soal ini pun ramai dibicarakan di media sosial.

Warganet pun mendadak jadi ahli dan pengamat. Komentar mereka beragam. Ada yang merasa berempati, namun tidak sedikit mereka yang menanggapi musibah ini dengan nada sinis dan mencibir.

Menariknya, komentar netizen tersebut selalu diarahkan kepada satu orang: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ada yang mendukung Anies, ada pula yang menyalahkan.


Menanggapi hal ini, Anies yang ditemui usai melepas Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat Joseph R Donovan yang berpamitan untuk kembali ke negaranya, tidak mau ambil pusing soal dirinya banyak dibicarakan di medsos.

"Jadi ada percakapan, ada kenyataan. Saya fokus kepada kenyataan. Kenyataannya, Indonesia sedang mengalami tantangan cuaca yang luar biasa," ujar Anies di Pendopo Balaikota DKI Jakarta, Kamis (9/1).

Anies menjelaskan di Indonesia sedang mengalami cuaca ekstrem, khususnya di
Jawa bagian barat. Mulai dari Lebak sampai Bekasi. Namun sayangnya hal itu tidak mendapat perhatian dalam percakapan di medsos.

"Di Jakarta ini alhamdulillah, gedung hilang tidak ada, rumah longsor tidak ada, jalan rusak tidak ada, betul ya? Kantor tutup tidak ada, mal tutup tidak ada, Bundaran HI ketutup tidak ada. Itu semua tidak ada, tapi pembicaraannya tinggi. Tapi di tempat yang ada itu semua, malah tidak jadi pembicaraan," terang Anies.

"Nah pemerintah harus bekerja menggunakan kenyataan, fakta. Bukan memfokuskan kepada percakapan. Karena percakapan bisa naik turun dan bisa positif negatif. Tapi kita bekerja untuk memastikan pelayanan berjalan baik, warga terlindungi. Itu semua yang jadi fokus," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya