Berita

Ossy Dermawan/Net

Politik

Staf SBY: OTT Wahyu Setiawan Pintu Masuk Kasus Lain

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 17:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar salah satu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

OTT KPK tersebut dilakukan, Rabu (8/1). Wahyu Setiawan dicokok penyidik KPK bersama tiga orang lainnya.

Penangkapan Wahyu mengundang banyak komentar dari berbagai pihak. Asumsi pun merebak. Mereka mayoritas menyayangkan kabar penangkapan salah satu petinggi KPU.


Bahkan publik pun turut mengaitkan penangkapan Wahyu dengan hasil Pemilu serentak 2019.

Begitu juga yang disampaikan oleh Staf Pribadi keenam Presiden RI yang saat ini Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan.

"Tidak salah jika kemudian publik kembali mempertanyakan hasil pemilu 2019 karena salah satu petinggi KPU ternyata ikut bermain dalam kompetisi," tulisnya melalui akun Twitter @OssyDermawan, Kamis (9/1).

"Jika benar, maka kasus ini harus bisa menjadi pintu masuk bagi kasus lainnya," sambung politisi Demokrat ini.

Sejauh ini, penyidik KPK telah memeriksa 8 saksi terkait OTT terhadap Wahyu Setiawan.

"Saat ini sudah ada 8 orang yang diperiksa," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (9/1).

Namun, Ali mengaku belum bisa membeberkan delapan saksi yang diperiksa tersebut. Dia mengatakan pihak penyidik masih terus melakukan penyelidikan dalam OTT kali ini.

Dijadwalkan, pimpinan KPK akan menyampaikan status Wahyu Setiawan bersama tiga orang lainnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya