Berita

Komarudin Watubun/Net

Politik

OTT Wahyu Setiawan Dikaitkan Dengan PDIP, Komarudin Watubun: Itu Urusan Orang Per Orang

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berbagai informasi berkembang di lapangan menyusul penangkapan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Salah satu informasi itu mengatakan, penangkapan WS terkait dengan “kursi panas” yang ditinggalkan almarhum Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia bulan Maret 2019, sebelum Pemilu 2019 digelar.

Pada akhir Agustus tahun lalu, PDIP sempat meminta agar KPU membatalkan kemenangan Riezky Aprilia dari Dapil Sumatera Selatan I yang memperoleh suara terbanyak kedua setelah alm. Nazaruddin Kiemas.


PDIP mengusulkan nama caleg nomor 6, Harun Masiku, untuk menempati kursi alm. Nazaruddin Kiemas itu. Nazaruddin yang dikalangan aktivis akrab disapa Kak Udin adalah adik dari mantan Ketua MPR RI alm. Taufiq Kiemas, suami Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun mengaku belum mendapat informasi yang cukup terkait kasus tersebut.

Komarudin menyebut, kalaupun suap pada WS berkaitan kursi PDIP di Sumsel. Dia pastikan itu hanya perbuatan oknum.

"Kalau agenda itu berkaitan dengan pergantian orang, itu diluar urusan DPP gitu, mungkin orang per orang," ujar Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/1).

Komarudin hanya memastikan bahwa penetapan Riezky sebagai pengganti mendiang Nazaruddin sudah sesuai dengan perolehan suara di pemilu.

"Karena setelah Nazaruddin Kiemas meninggal kan (urutan) yang berikutnya si Kiki yang sekarang sudah dilantik," demikian Komarudin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya