Berita

Arief Budiman/Net

Politik

Jika Ada Bukti Kuat Terlibat, Pimpinan KPU Wajib Dikosongkan

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 09:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan telah mencoreng citra lembaga penyelenggara pemilu.

Dorongan agar Arief Budiman cs segera mundur dari pimpinan KPU pun menyeruak.

Namun demikian, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai Arief dan komisioner lain tidak perlu mengundurkan diri dari KPU jika perbuatan Wahyu dilakukan atas nama pribadi.


"(Arief Budiman CS) tak perlu mengundurkan diri. Karena kasus WS merupakan kasus pribadi. Jadi ya bertanggung jawab secara pribadi," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (9/1).

Kecuali, lanjut Ujang, apabila ditemukan alat bukti yang mengarah pada dugaan keterlibatan komisioner KPU yang lainnya dalam kasus tersebut. Jika demikian, maka Arief dan rekan-rekannya wajib mengosongkan kursi pimpinan KPU.

"Kecuali ditemukan bukti kuat bahwa Arief Budiman CS juga terlibat. Maka jika terlibat bersama-sama baru wajib mundur," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya