Berita

Zona Hijau di Baghdad/Net

Dunia

Lagi Serangan Balasan, Dua Roket Hantam Zona Hijau Irak

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 09:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua buah roket menghantam Zona Hijau yang berlokasi di Baghdad, Irak. Serangan itu tak sampai 24 jam dari serangan rudal yang diluncurkan Iran ke pangkalan militer AS di Irak.

Rabu tengah malam (8/1), para warga termasuk seorang koresponden AFP dikejutkan oleh dua suara ledakan yang diiringi dengan sirine keamanan di Zona Hijau, Baghdad.

Zona Hijau merupakan komplek perkantoran di mana kedutaan besar negara asing ditempatkan, termasuk Kedutaan Besar AS di Baghdad. Zona tersebut dilengkapi oleh berbagai fasilitas keamanan mutakhir.


Sebelumnya pada Selasa malam (7/1) hingga Rabu dini hari, Iran meluncurkan 22 rudal balistik ke pangkalan militer AS di al Asad dan Erbil. Itu merupakan serangan balasan atas dibunuhnya Komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran (IRGC), Letjen Qassem Soleimani dalam serangan drone yang dilancarkan oleh AS pada Jumat dini hari (3/1) lalu.

Selain menewaskan Soleimani, serangan yang menargetkan konvoi militer di Bandara Internasional Baghdad itu juga membuat Wakil Komandan Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) atau dikenal dengan Al Hashd Al Shaabi, Abu Mahdi al Muhandis, ikut menjadi korban.

Al Shaabi sendiri dikenal sebagai kelompok yang memiliki hubungan dekat dengan Iran, khususnya Pasukan Quds.

Dalam serangan terbaru ini, Amerika Serikat menuding Al Shaabi yang menjadi dalang di balik serangan roket ke Kedubes AS di Baghdad.

Terlebih lagi, pada Rabu, faksi garis keras Al Shaabi berjanji untuk membalas dendam atas serangan yang membunuh Wakil Komandannya.

"Untuk prajurit Amerika, jangan tutup matamu. Balas dendam untuk martir Muhandis akan datang di tangan Irak sampai tentara terakhir di antara kamu pergi," ujar Harakat al Nujaba, seorang anggota faksi Al Shaabi garis keras seperti dimuat The Time of Israel.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya