Berita

Politisi Partai Demokrat, Melani Leimena Suharli/RMOL

Politik

Demokrat: Pertahankan Natuna Untuk Kedaulatan Indonesia, Tidak Boleh Takut

RABU, 08 JANUARI 2020 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masuknya kapal nelayan dan coast guard China ke Perairan Natuna, Kepulauan Riau merupakan ancaman yang sangat serius

Secara hukum, selama puluhan tahun laut Natuna merupakan milik Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan ketetapan UNCLOS atau konvensi Hukum Laut PBB tahun 1982.

Dengan dasar hukum yang kuat, tidak ada alasan bagi Indonesia untuk tidak menjaga dan mempertahankan Perairan Natuna.


"Kita harus tegas. Kita sudah ada perjanjian sendiri. Kita harus mentaati itu. Karena kita di pihak yang benar maka harus bertindak tegas," ujar anggota DPR RI Melani Leimena Suharli kepada Kantor Berita Politik RMOL di Bilangan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Rabu (8/1).

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan Indonesia harus berjuang semaksimal mungkin. Hal tersebut seperti yang selalu di gaungkan selama ini bahwa NKRI harga mati, maka Natuna harus kita perjuangkan.

"Bagaimana pun juga Presiden sudah katakan bahwa apapun (resiko) itu harus kita hadapi. Kalau dari Menlu Ibu Retno kan juga mau ada seperti negosiasi. Tetapi itu kalau tidak bisa ditempuh kita harus siap. Bagaimana pun itu adalah kedaulatan kita," tegasnya.

Melani pun melihat Kementerian terkait saat ini masih menunggu dan memantau perkembangan yang terjadi. Apakah bisa di negosiasikan atau tidak.

"Karena kita tidak bisa langsung tindakan ekstrem. Kalau itu (negosiasi) tidak bisa ditempuh ya apa boleh buat. Kedaulatan harus di pertahanan kan dan untuk kedaulatan enggak boleh takut," pungkas Melani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya