Berita

Gedung DPR RI/Net

Politik

Tunggu Apalagi, DPR Harus Segera Bentuk Pansus Jiwasraya!

RABU, 08 JANUARI 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI diminta segera membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mengungkap kasus yang menimpa PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang merugikan negara hingga Rp. 13,7 triliun.

"Tunggu apalagi, segera bentuk pansus untuk mengungkap kasus yang membelit Jiwasraya. Pansus untuk membantu Kejaksaan Agung dalam mengungkap siapa yang paling bertanggungjawab dalam kasus tersebut," kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, Rabu (8/1).

Dengan membentuk pansus maka akan membuka tabir yang menjadi pertanyaan publik mengapa sedemikian tinggi kerugian negara yang terjadi pada perusahaan milik negara tersebut.


"Pansus nantinya diharapkan bisa membuka seterang-terangnya penyebab kerugian negara yang melibatkan perusahan-perusaan yang selama ini memiliki kaitan dengan kepentingan masyarakat, apalagi Jiwasraya pernah masuk sebagai 45 BUMN terbaik, kok tiba-tiba rugi triliunan," tutur Jajat.

Pembentukan pansus itu juga bisa menjadi bukti bahwa DPR sebagai lembaga penyeimbang eksekutif benar-benar menjalankan tugas. Dewan harus berkaca pada kasus bailout Bank Century yang juga saat itu dipansuskan.

"Saya kira ini juga jadi momentum baik bagi partai oposisi untuk bisa menjadi leader pembentukan pansus, dibandingkan hanya sibuk mengomentari materi usang kampanye Prabowo pada Pilpres 2019," tutup Jajat.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya