Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Bela Indonesia

RABU, 08 JANUARI 2020 | 07:21 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SAYA galau akibat para kapal nelayan RRChina dikawal kapal angkatan laut RRChina masuk ke wilayah kelautan Pulau Natuna.

Galau saya makin menjadi-jadi akibat ada warga Indonesia tidak keberatan atas agresi RRChina melanggar kelautan Indonesia. Syukur alhamdullilah, Kris Tan sebagai Presidium Gerakan Pemuda Khonghucu Indonesia (Gemaku) meredakan galau saya dengan lantang memaklumatkan semangat bela Indonesia sebagai berikut:

Kedaulatan Indonesia



Generasi Muda Khonghucu Indonesia (Gemaku) meminta RRChina menghargai kedaulatan Negara Republik Indonesia. Insiden penerobosan kapal-kapal RRChina di zona ZEE yang notebene jelas merupakan wilayah kelautan Indonesia telah mencederai perasaan bangsa Indonesia.

RRChina dihimbau untuk segera melakukan introspeksi diri. Gemaku meminta RRChina mencoba introspeksi diri sesuai  prinsip-prinsip dasar yang diajarkan oleh Konfucius yang berbunyi "Apa yang diri sendiri tidak inginkan maka janganlah diberikan kepada orang lain. Bayangkan jika hal yang sama dilakukan bukankah justru RRChina akan mengalami kerugian yang sama dengan apa yang dialami Indonesia.

Perihal sikap ekspansif RRChina yang belakangan dianggap arogan dan mau menang sendiri harusnya disikapi dengan dewasa oleh RRChina. Bahkan dalam sejarah RRChina tidak pernah sekalipun RRChina melakukan ekspansi mencaplok negara lain.

Dahulu RRChina selalu menjunjung tinggi kedaulatan negara lain dan kemerdekaan bangsa lain. Teladan perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri RRChina Zhou Enlai harus dicontoh dengan baik oleh para pejabat Kementrian Luar Negeri RRChina di masa kini.

Zhou Enlai begitu dihargai oleh bangsa-bangsa Asia dan Afrika karena sikapnya yang begitu anti penjajahan dan begitu mendukung kemerdekaan dan kedaulatan negara lain.

Gemaku bersikap sesuai ajaran Konfucius bahwa dimana bumi dipijak maka disitu kita wajib mengabdi. Maka Gemaku menghimbau seluruh anggotanya untuk bersama-sama melakukan aksi damai memprotes klaim sepihak pemerintah RRChina yang telah mencederai prinsip-prinsip kedaulatan sebuah negara. Gemaku juga berencana akan melakukan aksi damai bersama elemen pemuda lainnya yang tergabung di KNPI untuk bersama-sama melakukan protes di kedutaan besar Republik Rakyat China.

Apapun yang dilakukan pemerintah RRChina yang merugikan Indonesia, maka Gemaku selalu siap di garda depan membela NKRI.

Bela Indonesia

Saya sangat menghargai semangat bela Indonesia koh Kris Tan dan para anggota Gemaku. Secara mengharukan sekaligus membanggakan mas Kris Tan dkk  membuktikan diri mereka adalah penganut ajaran Khonghucu sejati.

Bang Kris Tan dkk bukan sekadar menganggap ajaran Khonghucu sebagai bahan hafalan belaka namun mengejawantahkannya ke sikap dan perilaku nyata.

Kris Tan dkk membuktikan diri mekeka benar-benar menghayati makna ajaran Khonghucu bahwa di mana bumi dipijak maka di situ kita wajib mengabdi.

Bung Kris Tan sadar bahwa para  leluhurnya memang berasal dari China namun dirinya sendiri dilahirkan dan dibesarkan di Indonesia maka lebih cinta Tanah Air  ketimbang Tanah Leluhur.

Maka Kris Tan beserta segenap anggota Gemaku senantiasa siap siaga maju tak gentar mengorbankan jiwa-raga di garda terdepan demi membela Negara Kesatuan Republik Indonesia. Merdeka!

Penulis adalah warga Indonesia cinta Indonesia


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya