Berita

Fahira Idris/Net

Politik

Pemprov DKI Digugat Karena Banjir, Senator Jakarta: Saya Ketawa Bacanya

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tidak ada satu pun manusia yang mengetahui kapan terjadinya musibah. Seperti halnya musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek pada awal tahun baru 2020 ini.

Selain mengakibatkan kerusakan dan juga kerugian harta benda, banjir disejumlah wilayah tersebut turut menimbulkan korban jiwa.

Namun, masih ada sejumlah pihak yang terkesan memanfaatkan musibah ini dengan membuat pengaduan dan melayangkan gugatan perdata kepada Pemprov DKI menuntut ganti rugi melalui mekanisme class action.


Adalah Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020 yang memfasilitasi masyarakat yang terdampak banjir tahun baru untuk melayangkan gugatan tersebut.

Mereka beranggapan banjir besar kali ini diduga kuat akibat kelalaian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Pemprov DKI dalam pencegahan dan penanggulangan banjir.

Anies yang ditemui seusai Rapat Kordinasi Tingkat Menteri (RTM) penanganan bencana banjir DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, enggan mengomentari gugatan tersebut.

Sebab menurutnya ketimbang menanggapi hal itu lebih baik fokus saat ini pada penanganan secara komprehensif dan memastikan rehabilitasi berjalan dengan tuntas.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Fahira Idris saat ditemui seusai menjadi Narasumber di Gedung Blok F, Balaikota DKI, mengaku hanya bisa tertawa untuk gugatan itu.

"Saya waktu baca berita itu, saya ketawa karena tidak mungkin pengadilan akan mengabulkan permintaan itu," ujar Fahira kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/1).

"Apa pun dasarnya tidak mungkin (dikabulkan). Itu tidak akan terjadi. Pemprov tidak perlu takut," sambungnya.

Walau begitu, Pemprov DKI Jakarta mengaku siap apabila musibah banjir ini benar-benar dibawa keranah hukum.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya