Berita

Pasukan Turki/Net

Dunia

Turki Kerahkan Pasukan Ke Libya, DK PBB Lakukan Pertemuan Tertutup

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 15:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan pertemuan tertutup untuk membahas mulai dikerahkannya pasukan Turki ke Libya untuk mendukung Pemerintahan Kesepakatan Nasional (GNA) di Tripoli.

Pertemuan yang dilaksanakan pada Senin (6/1) itu diadakan atas permintaan salah satu anggota permanen DK PBB, yaitu Rusia. Sementara itu, Jerman juga berharap untuk menyelenggarakan konferensi internasional menganai isu ini pada akhir bulan nanti.

Dimuat Al Jazeera, dalam pertemuan ini, DK PBB akan membahas sejumlah agenda yang berkaitan dengan isu penempatan pasukan Turki ke Libya, termasuk kesepakatan keamanan dan maritim yang dicapai oleh kedua negara pada November lalu.


Pengerahan pasukan sendiri dilakukan Turki sesuai dengan kesepakatan keamanan keduanya untuk membantu GNA yang dipimpin oleh Perdana Menteri Fayez al Sarraj untuk melawan serangan yang kerap dilancarkan oleh komandan militer Khalifa Haftar sejak April lalu.

Sementara kesepakatan maritim yang dicapai oleh Turki dan Libya sendiri membuat Turki memiliki hak untuk sebagian besar wilayah Laut Mediterania yang memiliki cadangan gas. Atas kesepakatan ini, Yunani, Siprus, dan Israel geram karena memiliki klaim yang sama di wilayah tersebut.

Rusia sendiri juga dianggap menjadi salah satu pendukung Haftar selain Uni Emirat Arab (UEA) dan Masir. Rusia bahkan dituding menjadi dalang dalam serangan yang menargetkan sebuah sekolah militer di Tripoli pada Sabtu lalu (4/1).

Namun, pihak Moskow langsung membantas keterlibatannya dalam insiden tersebut.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya