Berita

Harga BBM Turun/Net

Politik

Penurunan Harga BBM Pertamina Bukan Sesuatu yang Luar Biasa, Said Didu: Hebat Sekali Ahok

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 05:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak minyak (BBM) bukankah sesuatu yang luar biasa.

Bahkan mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu menilai keputusan tersebut adalah sebuah upaya penyesatan informasi.

Pasalnya harga minyak dunia memang sedang terjadi penurunan harga. Sehingga, PT Pertamina juga harus menyesuaikan harga jual.


"Ini bentuk penyesatan informasi. Penurunan harga ini karena harga minyak dunia turun sktr 10-12 % dalam 3 bulan terakhir dan harga jual BBM pertamina non sunsidi selalu disesuaikan dg harga minyak dunia," ujar Said dalam akun Twitter @msaid_didu, Minggu (5/1).

Cuitan Said Didu tersebut mengomentari cuitan akun Twitter @Rocky_Burung yang menyebut turunnya harga BBM adalah kado dari Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama.

Tak sampai disitu, Said pun melanjutkan cuitannya dengan mengatakan penyesatan informasi tersebut sangat nyata.

"Penurunan harga minyak karena mekanisme pasar biasa tapi anda menulis bahwa itu hadiah tahun baru dari Ahok," jelas Said.

Padahal BBM yang bukan pertamina sudah lebih dulu turun karena harga minyak dunia yang diolah di bulan-bulan  sebelumnya lebih murah.

"Hebat sekali Ahok," sindir Said Didu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya