Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

PM Israel: Trump Berhak Serang Dalang Pembunuhan Warga AS

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 19:34 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut dengan gembira serangan mematikan yang dilakukan pihak Amerika Serikat (AS) terhadap Komandan Pasukan Elite Garda Revolusi Iran, Letjen Qassem Soleimani.

Berbicara kepada wartawan sebelum memasuki pesawat untuk segera kembali ke Israel dari lawatan ke Yunani, PM Netanyahu mengatakan bahwa Soleimani dalang pembunuhan terhadap warga negara Amerika.

Atas alasan itu, AS memiliki hak untuk membela diri dan Israel memastikan akan berdiri bersama AS.


"Soleimani dalang semua pembunuhan terhadap warga negara Amerika dan orang orang yang tidak bersalah lainnya yang menjadi korban serangan Iran. Sehingga Presiden Trump layak untuk mendapatkan kredit guna melakukan tindakan apapun dengan penuh kekuatan melawan Iran" kata PM Netanyahu di Athena, Yunani, seperti diberitakan Haaretz, Jumat (3/1).

Netanyahu yang sedang melakukan lawatan ke Yunani, memutuskan untuk mempercepat kepulangannya ke Israel pasca kematian Soleimani yang tewas dalam serangan militer AS di Baghdad, Jumat dinihari.

Pemerintah Israel juga telah mengeluarkan peringatan perjalanan kepada semua diplomat dan warga Yahudi di seluruh dunia untuk bersikap waspada dalam waktu-waktu mendatang ini.

Sementara itu Kementerian Pertahanan Israel telah menyiagakan pesawat-pesawat tempur mereka di perbatasan Libanon untuk mengantisipasi serangan militer Iran.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya