Berita

Parlemen Turki setujui penempatan pasukan di Libya/Net

Dunia

Parlemen Turki Loloskan UU Penempatan Pasukan Ke Libya

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rencana Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menempatkan pasukan ke Libya akan segera terwujud.

Pasalnya, pada Kamis kemarin (2/1), parlemen Turki telah mengesahkan UU untuk mengerahkan pasukan ke Libya guna mendukung Pemerintahan Kesepakatan Nasional (GNA) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Libya Fayez Al-Sarraj.

Dilaporkan oleh Al Jazeera, menurut Ketua Parlemen Turki, Mustafa Sentop, UU tersebut lolos dengan suara 325 melawan 184.


Keberhasilan ini tidak lepas dari suara yang diberikan oleh Partai AK yang menaungi Erdogan dan sekutunya yang memegang mayoritas parlemen.

Meski demikian, pemerintah belum mengungkapkan rincian mengenai penempatan pasukan Turki di Libya tersebut, termasuk jumlah, waktu maupun misi yang ditangani.

Merespons lolosnya UU tersebut, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menelepon Erdogan. Menurut Jurubicara Gedung Putih, Hogan Gidley, Trump mengatakan segala campur tangan asing akan mempersulit situasi di Libya.

Wacana Erdogan untuk menempatkan pasukannya ke Libya sendiri mengikuti dua perjanjian yang disepakati keduanya yang berkaitan dengan batas-batas laut dan kerja sama keamanan. 

Ada pun penempatan pasukan Turki untuk mendukung Al-Sarraj sendiri bertepatkan dengan peningkatan jumlah serangan udara yang dilakukan oleh Uni Emirat Arab (UEA) untuk mendukung musuh Al-Sarraj, pemimpin militer Khalifa Haftar.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya