Berita

Jenderal Qasem Soleimani/Net

Dunia

Tewaskan Jenderal Iran, Pentagon: Qassem Soleimani Berencana Menyerang AS

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan udara Amerika Serikat (AS) ke Bandara Internasional Baghdad, Irak pada Jumat pagi (3/1) telah menewaskan pemimpin militer senior Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

Diungkapkan oleh Pentagon pada Kamis waktu setempat (2/1), AS memang telah menargetkan Soleimani yang sepertinya aktif mengembangkan rencana untuk menyerang AS di Irak dan Timur Tengah.

"Atas arahan Presiden (Donald Trump), militer AS telah mengambil tindakan tegas untuk melindungi personil AS di luar negeri dengan membunuh Qassem Soleimani," bunyi pernyataan Pentagon seperti dimuat Reuters.


Menurut Pentagon, Soleimani telah mengatur serangan yang ditujukan ke pangkalan koalisi di Irak selama beberapa bulan terakhir dan "menyetujui" serangan yang terjadi di Kedutaan Besar AS di Baghdad pada pekan ini.

"Serangan ini bertujuan untuk menghalangi rencana serangan Iran di masa depan," lanjut pernyataan tersebut seraya menambahkan bahwa AS akan terus mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya di seluruh dunia.

Menanggapi hal ini, Senator Demokrat Chris Murphy mengatakan serangan yang menewaskan Soleimani justru dapat membuat lebih banyak orang Amerika dalam bahaya. Pernyataan Murphy sendiri merujuk pada kekhawatiran akan adanya serangan balasan dari pihak Iran maupun negara-negara pendukungnya.

Setelah itu, Menteri Pertahanan AS Mark Esper pun mengatakan adanya indikasi bahwa Iran dan pasukan pendukungnya akan merencanakan serangan tambahan.

Esper juga memperingatkan bahwa saat ini "permainan telah berubah" dan ada kemungkinan AS harus mengambil tindakan pencegahan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya