Berita

Saleh P. Daulay/Net

Nusantara

Pemprov DKI Tidak Boleh Hanya Berharap Hujan Berhenti Dan Air Surut

RABU, 01 JANUARI 2020 | 16:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diminta untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka menghadapi musibah banjir yang menimpa sebagian besar kawasan ibukota.

Jajaran Pemprov DKI tidak boleh hanya berharap hujan berhenti dan air segera surut. Harus ada tindakan konkret untuk menangani dan mengantisipasi banjir.

"Ini kan memang lagi musim hujan. Seperti biasanya, waktu-waktu seperti ini banjir sering mengancam. Mestinya, sebelum musim hujan, sudah ada peringatan kepada warga dan juga sudah ada tindakan antisipasi yang dilakukan," kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, Rabu (1/1).


"Gubernur tidak cukup hanya menjanjikan memberikan bantuan logistik dan tempat evakuasi. Warga lebih bahagia jika perumahan mereka tidak terkena banjir. Kalau bantuan seperti itu, siapa pun gubernurnya pasti akan diberikan. Itu sudah bagian dari standar penanganan bencana di pusat dan daerah," tambah Saleh.

Selain pengentasan kemiskinan perkotaan, warga DKI juga sudah lama mengidamkan agar persoalan banjir dan macet dapat diatasi. Kemenangan Anies pada pilkada lalu sebetulnya menyisakan beban agar banjir dan macet teratasi. Kalau tidak, Anies tidak ada bedanya dengan yang lain.

"Kalau mau meninggalkan warisan yang baik, persoalan banjir dan macet inilah yang penting diselesaikan. Kalau itu berhasil, saya yakin orang akan lama mengenangan Pak Anies. Tidak perlu terlalu banyak retorika. Cukup cari solusi yang bisa mengatasinya," sebut Saleh.

Anies juga diminta untuk mengantisipasi hujan yang kemungkinan akan turun lebih besar. Itu artinya, segala tindakan antisipatif harus dipersiapkan. Seluruh aparatur daerah terkait harus disiagakan. Koordinasi dengan semua pihak harus segera dilakukan.

"Sekarang saatnya Pak Anies membuktikan kemampuannya. Kepemimpinannya sedang diuji saat ini. Kita sebagai warga menunggu dan siap membantu sesuai dengan kemampuan," pungkas Saleh yang juga pernah menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya