Berita

AS lakukan serangan balasan bom bunuh diri/Net

Dunia

Serangan Udara Balasan AS Ke Somalia Tewaskan 4 Militan

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 14:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat melakukan serangan udara yang dianggap sebagai tindakan balasan atas ledakan bom bunuh diri yang menewaskan 79 orang di Mogadishu, Somalia.

Diungkapkan oleh US Africa Command (Africom), ada empat militan dari kelompok gerilyawan, al-Shabaab yang tewas dalam serangan yang terjadi pada Minggu (29/12) tersebut. Adapun serangan dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu sekitar Qunyo Barrow dan Caliyoow Barrow.

"Dalam koordinasi dengan pemerintah federal Somalia, US Africa Command (Africom) melakukan tiga serangan udara di dua lokasi yang menargetkan gerilyawan al-Shabaab," bunyi keterangan yang disampaikan Africom seperti dimuat The Guardian pada Senin (30/12).


Serangan ini hanya berselang satu hari setelah adanya serangan mematikan bom bunuh diri dalam sebuah truk yang terjadi pada Sabtu (28/12).

Belum ada klaim atas serangan ini. Namun, secara konsisten, biasanya serangan bom bunuh diri mobil dilakukan oleh gerilyawan Islam, al-Shabaab.

Al-Shabaab yang bersekutu dengan Al-Qaeda sebelumnya diusir dari Mogadishu pada 2011. Namun hingga kini, kelompok militan tersebut aktif di wilayah pinggiran.

AS, di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump juga lebih aktif melakukan serangan. Dalam laporan pada April lalu, Africom mengatakan lebih dari 800 orang tewas dalam 110 serangan udara di Somalia sejak April 2017.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya