Berita

Sertifikat untuk Jiwasraya/Net

Politik

Kasus Jiwasraya, Demokrat Sarankan DPR Panggil Profesor "Masuk Angin"

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 10:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Polemik kasus Jiwasraya terus meluas dan semakin kompleks. Untuk menyelesaikan polemik menahun ini, maka wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) Jiwasraya oleh DPR semakin kencang.

Adalah Partai Demokrat yang menjadi salah satu partai yang terdengar suaranya dalam hal pembentukan Pansus Jiwasrayagate. Dengan adanya pansus ini, dikatakan oleh politisi Partai Demokrat Andi Arief, diharapkan dapat mengurai masalah dari Jiwasraya untuk kemudian dicari solusinya.

Selain itu, Andi dalam akun Twitter resminya, @AndiArief_ juga mengatakan, bila sudah terbentuk, pansus diharapkan dapat memanggil tokoh-tokoh yang diduga terlibat dan beririsan dalam skandal besar ini.


Salah satunya adalah, Gurubesar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia, Prof. Rhenald Kasali.

"Pansus juga diharapkan bisa memanggil ahli ekonomi profesor masuk angin yang ikut tanda tangan ini," sindir Andi, Senin (30/12).

Cuitan tersebut juga sembari menyertakan sebuah foto sertifikat yang diberikan kepada PT Jiwasraya untuk Product Development Terbaik dalam ajang BUMN Branding & Marketing Award 2018.

Sertifikat yang dikeluarkan pada 21 November 2018 tersebut, ditandatangani oleh Rhenald sebagai Ketua Dewan Juri BUMN Branding & Marketing Award 2018 dan Founder Rumah Perubahan.

Cuitan Andi sendiri menyindir Rhenald yang pernah menjadi bintang iklan sebuah produk jamu masuk angin yang juga dirilis pada 2018.

Menanggapi cuitan tersebut, banyak netizen yang berkomentar. Seperti halnya akun @aagunawan yang menyindir tagline produk tersebut.

"Orang pintar minum t*lak angin, tapi kalau endorse... tolak gak ya?" sebutnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya