Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif/RMOL

Politik

Pengkritik Anies Harus Lebih Cerdas Dalam Memberi Komentar

SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 10:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berada di urutan pertama sebagai pimpinan daerah yang paling sering jadi pemberitaan media sepanjang 2019.

Hal tersebut berdasarkan data perusahaan media intelijen dan analisis data, Indonesia Indicator (I2), yang merilis hasil riset soal 10 nama Gubernur terpopuler dan tervokal di media sepanjang 2019.

Nama Anies menghiasi sekitar 83.627 berita dari 4.019 media online. Beberapa isu viral yang disorot publik adalah pengadaan anggaran dan pengaturan tata letak pembangunan infrastruktur DKI Jakarta.


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menempati posisi puncak untuk kategori Gubernur tervokal 2019. Anies tercatat punya 190.574 pernyataan terkait tata kelola pemerintahan DKI Jakarta, khususnya menjelaskan kepada publik latar belakang setiap kebijakan yang dibuat.

Tak hanya itu, Anies juga menerima banyak penghargaan tahun ini atas kinerjanya dalam membangun Ibukota Jakarta.

Atas prestasi-prestasi tersebut, tidak heran jika Anies banyak di-nyinyiri oleh lawan-lawan politiknya. Sebut saja Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang cukup gencar mengkritisi Anies.

Partai asuhan Grace Natalie ini memang sangat doyan mengkritik segala kebijakan Anies. Walaupun, komentar dan kritikan tersebut kerap offside. Lebih banyak memunculkan unsur kebencian.

Terkait hal ini, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif, mengingatkan kepada para pengkritik Anies untuk lebih cerdas dalam menyampaikan pandangannya.

Hal itu disampaikannya saat berbicara dalam 'Catatan Akhir Tahun 2019 Partai Gerindra DKI Jakarta' di Wisma Garuda, Jakarta Timur, Minggu (29/12).

"Saya tegaskan, Pak Anies Masih bersama kita (Gerindra) terus sampai 2022. Dan diminta kepada pengkritik Anies untuk lebih cerdas dalam memberikan kritik selama Anies bekerja," tegas Syarif.

Syarif menyampaikan demikian karena melihat ada beberapa fraksi partai di DPRD DKI yang terlihat asal dalam memberikan pandangan.

"Jadi berikanlah kritik pada Pak Anies yang solutif dan mencerahkan. Bukan sekadar asal beda," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya