Berita

Menag Fachrul Razi (kedua kanan)/Ist

Politik

Jadi Tokoh Adat, Fachrul Razi Puji Kerukunan Alor

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 11:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Agama Fachrul Razi mendapatkan kehormatan dan dinobatkan sebagai tokoh adat masyarakat Alor di Jakarta.

Sabtu (28/12), prosesi penobatan gelar adat ini dilaksanakan di sela-sela perayaan Natal Oukumene dengan tema "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang" di Tingkat Kabupaten Alor di Perjuangan Convention Hall.

Penobatan gelar sendiri ditandai dengan pemasangan pakaian adat NTT kepada Fachrul oleh Bupati Alor, Amon Djobo yang kemudian dilanjutkan dengan menabuh gendang kecil yang disebut dengan Tifa oleh keduanya.


"Mulai sekarang, saya sudah resmi menjadi tokoh adat atau orang tua masyarakat Alor di Jakarta," ujar Menag kabinet Indonesia Maju tersebut dalam prosesi yang juga disaksikan oleh Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Kepala Kanwil Kemenag NTT Sarman Marselinus, Kepala Kankemenag Alor Muhammad Marhaban, dan Sesmen Khoirul Huda Basyir.

Hadir juga Ketua DPRD Alor dan jajaran, perwakilan Pemprov NTT, para tokoh agama dan tokoh masyarakat/adat se-Kabupaten Alor.

Fachrul kemudian mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapat gelar kehormatan dari Alor. Di mana Alor adalah daerah dengan indeks kerukunan umat beragama tertinggi di Indonesia. Hal yang menurutnya menjadi kunci majunya sebuah daerah. 
 
"Tanpa rukun dan damai mustahil sebuah pembangunan dapat melaju di daerah seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakatnya," lanjutnya.

Kabupaten Alor memang terkenal dengan masyarakatnya yang rukun dan damai. Masyarakat Alor mayoritas beragama Kristen dan Islam, sebagian kecil lainnya Hindu dan Buddha.

Tercatat sudah dua Menteri Agama berkunjung ke Kabupaten Alor dan menyapa masyarakatnya, yaitu Menag Lukman Hakim Saifuddin pada 2016 dan Menag Fachrul Razi pada tahun ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya