Berita

Taj Maemoen/RMOL

Nusantara

Taj Maimoen: Pemprov Jateng Evaluasi Program Satu OPD Satu Desa Miskin

SABTU, 28 DESEMBER 2019 | 05:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang gencar melkaukan pembangunan. Tahun 2020 Angka kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah disebutkan ditargetkan turun menjadi 9,8 persen pada tahun 2020.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan untuk mewujudkannya, berbagai program prioritas seperti renovasi rumah tidak layak huni, jambanisasi, listrik bagi yang miskin dan program lain akan terus digenjot.

"Angka kemiskinan 10,8 persen di 2019, dan target kita di tahun 2020 di angka 9,8 persen. Kami butuh dukungan semua pihak, agar semua program prioritas di tahun depan dapat berjalan sesuai rencana," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya, Jumat sore (27/12).


Gus Yasin mengungkap pihaknya juga telah melaksanakan program tersebut dari OPD, akan dapat menurunkan angka kemiskinan di masing-masing desa binaan.

"Kami juga berharap, program pendampingan satu OPD satu desa miskin dapat diterapkan di Kabupaten/Kota," tegasnya.

Lebih jauh, Gus Yasin, sudah mengumpulkan para wakil bupati/wakil wali kota. Dia ingin nantinya, program satu OPD satu desa miskin dapat diadopsi di masing-masing wilayah.

"Pada tahun depan, kami akan melakukan evaluasi terhadap program Satu OPD Satu Desa Binaan. Ini menjadi bahan kami untuk melangkah ke tahap berikutnya, dalam upaya menangani dan mengurangi angka kemiskinan,"  pungkasnya.

Gus Yasin lebih lanjut menjelaskan, meskipun sudah ada instruksi satu dinas menangani satu desa binaan yang masuk kategori miskin. Namun, ada satu dinas yang menangani desa miskin hingga 14 desa. Yakni, Dinas ESDM Jateng yang mampu menangani dan membina desa miskin hingga 14 desa.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya