Berita

Ahmad Dhani (kiri)/Net

Politik

Keluar Dari Penjara, Ahmad Dhani Terbitkan Buku Sejarah Nasional Indonesia

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 19:45 WIB | OLEH: DR. TEGUH SANTOSA

Tidak lama lagi masa hukuman musisi Ahmad Dhani akan berakhir. Menurut jadwal, pria kelahiran Surabaya, 26 Mei 1972, ini keluar dari LP Cipinang pada hari Senin (30/12) pekan depan.

Hari Senin lalu (23/12), bersama aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak) Lieus Sungkharisma, saya berkunjung ke LP Cipinang membesuk Dhani.

Ini adalah kali kedua saya membesuknya di LP Cipinang.


Kunjungan pertama di bulan Februari lalu saat ia akan dipindahkan ke LP Medaeng di Sidoarjo, Jawa Timur.

Ahmad Dhani dipindahkan ke Surabaya untuk menjalani persidangan kasus “vlog idiot” di PN Surabaya. Untuk kasus ini, ia divonis 1 tahun penjara.

Adapun kasus pertama pentolan Dewa 19 ini terkait dengan twitnya melalui akun @AHMADDHANIPRAST. Untuk kasus di Jakarta ini, Ahmad Dhani dihukum 1,5 tahun penjara yang kemudian menyusut menjadi satu tahun penjara.

Terhadap kedua kasus dilakukan apa yang disebut sebagai penggabungan atau akumulasi yang dalam bahasa hukum disebut concurcus realis. Ini merujuk pada lebih dari satu tindak pidana yang dilakukan oleh orang yang sama.

Kedua kasus ini sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

Dibandingkan dengan saat pertama saya menjenguknya, hari Senin kemarin Ahmad Dhani tampak jauh lebih rileks. Wajahnya lebih segar dan cerah.

Mengenakan kaos hitam dan celana pendek yang juga berwarna hitam, Ahmad Dhani menerima tamu di lantai dua, di sebuah ruangan yang biasanya digunakan sebagai gym.

Sang istri, Mulan Jameela, bersama Safeea Ahmad, satu dari dua anak hasil perkawinan Ahmad Dhani dan Mulan Jameela, juga ada di ruangan itu, selain beberapa kerabat dan Ustad Buchory Muslim.

Ahmad Dhani tak banyak bercerita tentang kasusnya. Yang sudah, ya sudahlah, kata dia.

Kini ia sibuk menata berbagai kegiatan yang sudah menunggunya setelah keluar dari LP Cipinang.

Jadwal konser sudah banyak, teramat banyak bahkan. Dia perlu siapkan energi ekstra untuk itu.

Ahmad Dhani juga akan mendatangi sejumlah tokoh nasional. Namun ia belum menyebut siapa saja yang akan dikunjunginya.

Ahmad Dhani kini suka paprika. Dia kerap memesan nasi goreng dengan paprika yang banyak.

“Tidak pedas, dan rasanya enak,” ujar Ahmad Dhani.

Paprika yang dalam bahasa Latin disebut Capsicum annuum adalah tanaman asli Meksiko. Ia dibawa ke Eropa oleh petualang Spanyol, Christoper Columbus di akhir abad ke-15 silam.

Sering kepada kerabat yang menjenguknya, Ahmad Dhani minta dibawakan paprika dalam jumlah banyak.

Ada satu hal khusus yang sedang dikerjakan Ahmad Dhani setelah ia menghirup udara bebas nanti.

Dia mengatakannya dengan tiba-tiba.

“Saya akan menulis buku sejarah nasional Indonesia,” ujarnya.

Saya dan Lieus berpandang-pandangan.

Lalu Dhani menjelaskan isi buku sejarah yang sedang dikerjakannya itu.

Tidak pas rasanya apabila saya jelaskan disini. Kita tunggu saja nanti.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya