Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Rabu (25/12), ketika umat Kristiani merayakan Natal bersama keluarga dengan nyaman, lebih dari 10.000 warga Filipina terdampar di pelabuhan-pelabuhan dan pusat-pusat evakuasi seperti sekolah, gimnasium, dan gedung-gedung pemerintahan setelah Topan Phanfone meluluhlantahkan rumah-rumah mereka.
"Itu menakutkan. Jendela kaca hancur dan kami berlindung di tangga," ujar seorang Ibu bernama Ailyn Metran yang ikut dievakuasi bersama anaknya yang berusia 4 tahun ketika topan menghantam rumahnya.
Populer
Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13
Jumat, 25 September 2026 | 14:51
Jumat, 25 September 2026 | 22:39
Minggu, 27 September 2026 | 11:44
Sabtu, 26 September 2026 | 02:36
Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36
Kamis, 24 September 2026 | 20:07
UPDATE
Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26
Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10
Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01
Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53
Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13
Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09
Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05
Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36
Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28
Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17