Berita

PM Australia Scott Morrison beserta istri/Net

Dunia

Beri Pesan Natal, PM Morrison Berduka Cita Untuk Korban Karhutla Di Australia

SELASA, 24 DESEMBER 2019 | 18:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan istrinya, Jenny Morrison memberikan pesan ucapan Natal dalam sebuah video di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda negara tersebut.

"Terlepas dari semua tantangan besar ini, orang Australia telah berdiri. Semangat luar biasa inilah yang menjadikan Australia negara menakjubkan dan pada saat Natal ini kami bersyukur, terlepas dari tantangan mengerikan untuk negara di mana kmi diberkati tinggal di dalamnya," ujar Morrison dalam video yang dirilis oleh News Corp Australia, Selasa (24/12).

"Merayakan Natal ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang melayani bangsa (Australia)" lanjut Morrison merujuk pada sukarelawan yang bekerja untuk memadamkan karhutla, hingga para pasukan tentara yang melayani bangsa.


Tahun 2019 mungkin menjadi mimpi buruk bagi Australia. Pasalnya tahun ini negara-benua tersebut dilanda berbagai bencana alam, mulai dari banjir hingga kekeringan yang berlanjut pada kebakaran tidak berkesudahan.

Morrison juga mendapatkan banyak kritik mengenai keputusannya untuk berlibur ke Hawaii di tengah api yang meluluhlantahkan negaranya. Seperti dua petugas pemadam kebakaran yang tewas secara tragis tertimpa tohon tumbang saat berusaha memadamkan kebakaran di New South Wales.

"Kami juga memikirkan keluarga Andrew O'Dwyer dan Geoff Keaton yang baru-baru ini gugur. Untuk Melissa dan Jess serta seluruh keluargamu. Untuk orangtua Andrew dan Geoff, kami tahu ini akan menjadi Natal yang berat tanpa kedua pria luar biasa ini," lanjut Morrison.

Mereka, lanjut Morrison adalah pengingat bagaimana negara besar seperti Australia berdiri dengan luar biasa dan harus disyukuri.

"Mari kita nantikan tahun 2020 untuk menunjukan ini (Australia) adalah negara terbaik untuk tinggal," pungkas Morrison.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya