Berita

Alcazar/Net

Jaya Suprana

Ishbiliyya

SELASA, 24 DESEMBER 2019 | 08:37 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Ishbiliyya adalah nama sebuah kota yang semula disebut oleh bangsa Romawi sebagai Hispalis, yang konon menurut mitologi Romawi didirikan oleh Herkules pada sebuah pulau di tengah sungai Guadalkuifir dihuni suku Tartesian sebagai pribumi Iberia yang kini disebut sebagai Spanyol.

Sebelum di bawah kepemerintahan bangsa Moor, Hispalis secara bergilir dijarah  oleh suku-suku Germania seperti Vandals, Suebi dan Visigoth.

Islam-Nasrani


Ishibiliyya adalah ibukota Kalifat Umayyad di Andalusia, Spanyol yang diawali kekuasaan dinasti Almoravid kemudian disusul dinasti Amohad sejak abad VIII sampai dengan XIII. Kemudian Ishbiliyya setelah dikuasai kerajaan Katolik Spanyol lebih dikenal dengan nama Sevilla.

Pengaruh peradaban Islam tampak jelas pada infrastruktur, kebudayaan maupun sumber daya manusia di Sevilla sampai masa kini.

Petilasan bangunan konstruksi bangsa Moor di Sevilla antara lain adalah Patio del Yeso istana Alcazar dan minaret Giralda yang kini berfungsi sebagai menara genta  Katedral Sevilla.

Kemudian mayoritas arsitektur bangunan monumental di Sevilla dikembangkan penguasa Nasrani dengan gaya Mudejar yang pada hakikatnya merupakan perpaduan peradaban Islam-Nasrani.

UNESCO

Tidak kurang dari tiga monumen historikal di tengah kawasan kota tua Sevilla secara serentak dan sekaligus diakui UNESCO sebagai situs warisan kebudayaan dunia.

Katedral Sevilla di mana makam Christophorus Columbus berada dengan lima nave beserta minaret Giralda sebagai kawasan bangunan perpaduan gaya arsitektur Almohad dan Gotik terluas di dunia merupakan warisan perpaduan peradaban Islam-Nasrani di Andalusia.

Dari puncak minaret Giralda yang kini berfungsi sebagai menara genta Katedral, tampak panorama spektakular ke seluruh kota Valensia termasuk kupu-kupu yang kerap semarak berterbangan di taman Katedral.

Sementara Alcazar merupakan istana tertua di dunia yang masih digunakan kerajaan Spanyol sampai masa kini berhias mahapesona keindahan tiada tara arsitektural Mudejar.

Bangunan kuno Lonja De Mercaderes yang semula berfungsi sebagai bursa perdagangan Jalan Sutera kini menjadi gedung Archivo di Indias menyimpan dokumen , peta dan artifak Aztek, Maya, Inka, Olmed, Tuahuanako, Quecha, Aymara dan lain-lain pribumi Amerika Latin yang semuanya keliru disebut oleh bangsa Eropa sebagai Indian.

Penulis adalah pembelajar peradaban dan kebudayaan dunia

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya