Berita

Angkat bendera merah putih/Net

Publika

Pembangunan Karakter

SELASA, 24 DESEMBER 2019 | 07:27 WIB

KARAKTER dalam bahasa Inggris character, bahasa Perancis caractere, berasal dari bahasa latin kharacter atau kharax yang artinya tools for marking (alat untuk menandai), to engrave  (mengukir), dan pointed stake ( menunjukan).

Karakter merupakan tabiat, sifat, watak yang berbeda satu dengan yang lain. Manusia tak berkarakter adalah ia yang tidak jelas watak atau sifatnya. Ambiguitas adalah penghancur karakter.

Dalam agama sering disebut karakter itu dengan akhlak dan Rosulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak “innama buitstu liutamima makaarimal akhlak” yakni mengubah karakter "jahiliyah" menjadi "islamiyah" baik dalam kehidupan pribadi, keluarga maupun masyarakat. Kelak juga bernegara dan pergaulan dunia.


Para pemimpin bangsa memiliki problem dengan karakter ini. Krisis akhlak adalah kemerosotan karakter. Di samping korupsi yang merajalela juga hutang yang bertumpuk di berbagai BUMN dengan tidak menunjukkan kesehatan pembayaran.

Watak salah urus dapat membawa krisis ekonomi yang parah. Para Menteri yang pintar pintar tapi berkarakter "tidak pintar". Tak mampu memimpin, bermental kacung, nepotis, dan kolutif. Berjejer dalam barisan orang orang tidak jujur. Berwajah culas karena berada  dalam komunitas yang  dikendalikan oleh penguasa dan para pengusaha yang juga culas.

Menteri menteri dari partai pada umumnya berperan sebagai "petugas" yang memiliki tugas untuk berkontribusi bagi partai. Kementrian yang dipimpinnya harus menjadi sarana bagi penggemukan partai. Celakanya prioritasnya adalah mengisi kas atau dana partai. Ini sama saja dengan tugas untuk mencuri uang lewat kementrian.

Bila korupsi tertutup maka yang terbuka adalah kolusi. Bermitra dengan pemasok dana lewat proyek, kerjasama atau "bantuan" lainnya. Rakyat mencurigai atasan sebagai dirijen permainan. Kalem tapi menghanyutkan. Sangat potensial untuk menenggelamkan.

“Character building” kini mesti dikampanyekan sebab rasanya kerusakan bangsa ini sudah sangat parah. "revolusi mental" sudah menguap dan hilang entah kemana. Karena yang bobrok mental justru yang pidato dan teriak teriak itu.

Ngeri jika mendengar, membaca, dan menerima informasi perilaku pejabat yang berkolusi dengan pengusaha. Jabatan telah dijadikan batu "loncatan katak" untuk menumpuk kekayaan dan memeras rakyat dengan kenaikan harga, tarif dan pajak.

Pragmatisme telah menghancurkan karakter bangsa. Memereteli nilai nilai moral dan agama. Semua seolah bisa dibeli dan dinilai dengan uang. Sulit mencari pemimpin yang jujur, amanah dan berintegritas.

Negara pun dijadikan bahan mainan dan panggung drama. Sementara rakyat bengong menonton para pemain yang berperan menyebalkan.

M Rizal Fadillah

Pemerhati politik

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya