Berita

Presiden Jokowi meninjau proyek pembangunan dam pengendali dan saluran irigasi di Nunukan, Kalimantan Utara/Net

Politik

Sentil Jokowi, Yunarto Wijaya: Bapak Kan Bukan Dipilih Jadi Menteri PUPR

SELASA, 24 DESEMBER 2019 | 05:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beragam kegiatan kenegaraan kerap kali dibagikan Presiden Joko Widodo melalui akun media sosialnya.

Dilihat dari akun twitternya, orang nomor satu di Indonesia belakangan lebih sering mengunggah potret kegiatannya dalam hal infrastruktur, mulai dari peresmian Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pembangunan Ibukota baru di Kalimantan Timur, hingga yang terbaru dan mendapat sorotan publik adalah kunjungannya di Jalan Trans-Kalimantan.

Dalam kunjungan presiden ke jalan perbatasan Indonesia-Malaysia itu, Presiden Jokowi tampak nyentrik dengan menunggangi sepeda motor custom miliknya. Mengenakan jaket merah, Jokowi konvoi bersama sejumlah menteri, di antaranya Menteri BUMN, Erick Thohir; Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono; dan beberapa pejabat lain.


Tak bisa dielakkan, potret RI satu yang beredar luas di dunia maya ini dibanjiri beragam tanggapan publik.

Salah satu tokoh yang turut mengomentari kebgiatan Presiden Jokowi adalah Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya.

Melalui akun twitternya, Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini meminta kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu turut concern terhadap persoalan bangsa yang tak kalah penting dari infrastruktur.

"Berharap akun @jokowi mulai sering ngetwit juga tentang sikap pemerintah dalam hal toleransi beragama, penegakan hukum, sikap Indonesia terhadap isu hubungan internasional, budaya," kata Yunarto di akun twitternya, Senin (23/12).

Di akhir tulisannya, Yunarto bahkan menuliskan kalimat bernada sindiran terhadap kegiatan yang belakangan sering dibagikan Presiden Jokowi.

"Bapak khan bukan dipilih jadi Menteri PUPR," cuit Yunarto.

Tak pelak, unggahan ini menuai ratusan tanggapan dari pengguna twitter. Terhitung Selasa (24/12) pukul 05.37 WIB, unggahan tersebut disukai sekitar 2,1 ribu pengguna, 151 komentar, dan 975 retweet.

Tak hanya masyarakat biasa, tulisan tersebut juga direspons oleh Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon yang terkenal vokal terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo.

"Saran yang bagus nih," balas Fadli Zon.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya