Berita

Zulkifli Zaini/Net

Politik

Bukan Soal Umur, Penunjukan Zulkifli Zaini Sebagai Dirut PLN Karena Punya Kompetensi

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 22:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pengamat BUMN Rudi Rusli berpendapat, ditunjuknya Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PLN merupakan amanah yang harus dijalankan sepenuhnya.

“Artinya dari Menteri BUMN dia (Zulkifli) sudah dipercayakan (mampu),” kata Rudi saat dihubungi, Senin (23/12).

Mantan Humas Kementerian BUMN ini tak sependapat bahwa batasan umur Zulkifli yang sudah mencapai 63 tahun dianggap ganjalan kinerjanya dalam memimpin perusahaan setrum negara itu.


“Lihat saja, kapten-kapten kapal besar itu rata-rata tua-tua, tapi karena dipandang masih mampu dan berpengalaman juga punya kompetensi,” kata Rudi mengibaratkan kalau kompetensi tak bisa diukur dengan umur.

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Arief Poyuono menyampaikan, penunjukan Zulkifli yang telah melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) itu dinilai tepat.

Pasalnya, sambung Arief, Zulkifli mantan bankir yang memang tidak diragukan untuk menempati jabatan orang nomor satu di PLN.

“Dimana untuk menunjang pencarian dana bagi pembangunan pembangkit listrik program 35 Megawatt dan penjadwalan hutang di PLN yang akan jatuh tempo dan terancam default maka dibutuh seorang bankir yang bertangan dingin seperti Zulkifli Zaini,” ujarnya.

Soal umur Zulkifli yang mencapai 63 tahun, menurut Arief justru menunjukan sosok yang kaya akan pengalaman. Lantaran PLN saat ini memang butuh seorang nahkoda yang bisa menjadikan PLN sebagai BUMN yang bisa memberikan pelayanan yang lebih handal dan murah bagi masyarakat serta mendukung minat investasi di Indonesia.

“Justru banyak CEO didunia yang bertangan dingin dalam memimpin korporasi diusia diatas 55 tahun,” pungkasnya.
Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (23/12) melalui Rapat Umum Pemegang Saham luar biasa (RIPSLB) telah menetapkan Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) menggantikan Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya