Berita

Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Istana: Takdirnya Gibran Jadi Anak Presiden, Salahnya Di Mana?

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Majunya Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan Walikota Solo murni keinginan pribadi dan bukan dorongan sang ayah, Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin dalam merespons isu dinasti politik yang mengiringi majunya Gibran di Pilwalkot 2020.

"Saat saya bertanya soal Gibran ke presiden, presiden mengatakan 'sono tanyakan sendiri ke anaknya. Karena dia mau maju berniat mencalonkan diri jadi walikota tidak membicarakan kepada saya (Jokowi)' ," ungkapnya saat berbicara di diskusi publik di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat dengan tema 'Jokowi Langgengkan Politik Dinasti?', Minggu (22/12).


Ngabalin pun memastikan bahwa majunya Gibran atas dasar kemauannya sendiri, tanpa paksaan dan intervensi.

"Presiden mengatakan silakan kalau mau maju. Bisa saja dipilih, bisa saja tidak kan? Tidak semua orang juga melihat itu (status anak presiden) mendatangkan elektabilitas dan elektoral bagi Gibran. Namanya juga demokrasi," jelasnya.

Melihat fenomena yang ada saat ini, ia pun merasa aneh lantaran Jokowi justru menjadi bulan-bulanan masyarakat terhadap keinginan Gibran berpolitik.

"Kalau hari ini dia (Gibran) jadi anak Presiden, ya ini takdirnya. Hari ini dia ingin mencalonkan jadi Walikota di kota kelahirannya, di mana masalahnya?," tandas Ngabalin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya