Berita

Zulhas bersama DPP PAN saat sidang penentuan SC dan OC Kongres/Istimewa

Politik

Bawa Lari Palu Sidang, Zulhas Mulai Cemas Kalah Di Kongres PAN

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 23:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Petahana Zulkifli Hasan alias Zulhas kembali berulah, dengan menentukan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) untuk Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) tahun depan secara sepihak.

Bahkan, usai menunjuk SC dan OC Kongres ke V PAN, Zulhas langsung pergi dari ruang rapat dengan membawa lari palu sidang.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an melihat tindakan Zulhas yang membawa lari palu sidang merupakan tanda kurang yakin memenangkan perebutan kuris Ketum.


Menurut Ali, Zulhas boleh saja menunjukkan ke publik bahwa dirinya sudah didukung 30 DPW (pengurus level provinsi). Setelah ditelisik lebih jauh ternyata struktur kepngurusan partai baik provinsi hingga kabupaten/kota masih cair.  

Kata Ali, bisa jadi dibalik panggung depan itu ternyata gerakan yang tidak ingin Zulhas melanjutkan kepemimpinannya juga dominan.

"Itu bisa pertanda Zulhas sudah kurang yakin bahwa akan menang. Politik ada panggung depan dan panggung belakang. Bisa jadi di panggung belakang hitung-hitungan politik Zulhas makin kompetitif," kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (21/12).

Ali Rif'an memprediksi, saat ini Zulhas sudah semakin cemas meski dukungan DPD relatif tinggi melainkan di elite mulai mencair.

Ali Rif'an menyebut sosok Amien Rais menjadi tokoh penting dalam menentukan siapa yang akan memimpin partai berlogo matahari putih itu. Apalagi Amien Rais sudah dikasih sinyal dia jadi penasihat
"Tampaknya Zulhas sudah mulai cemas. Di partai seperti PAN, oligarki masih kuat. Sehingga dalam kongres polanya masih top-down, bukan bottom-up. Jadi elite partai akan cenderung mempengaruhi di akar rumput," pungkas Ali.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya