Berita

Jokowi dan Yusril/Net

Politik

Tolak Jabatan Dewas KPK, Bukan Berarti Yusril Mau Tinggalkan Jokowi

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 15:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Dari sekian banyak partai politik pendukung Joko Widodo-Maruf Amien, tinggal Partai Bulan Bintang (PBB) yang belum dapat jatah di kabinet.

Namun, keputusan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra yang tidak bersedia menduduki jabatan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), bukan berarti mantan Ketua Tim Kuasa Hukum Jokowi-Maruf itu mau meninggalkan Jokowi.

"Indikasi YIM keluar koalisi masih lemah," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/12).


Dia menyarankan, agar PBB tetap ada di dalam pemerintahan Jokowi-Maruf. Hal itu lebih baik bagi partai Yusril.

"Yang perlu dilakukan YIM saat ini adalah membangun komunikasi yang lebih baik lagi dengan Jokowi," ujar Sya'roni.

Jadi, menurut Sya'roni, penolakan posisi Dewas KPK oleh Yusril bisa dianggap sebagai upaya untuk membangun komunikasi yang lebih baik lagi dengan Jokowi.

"Sikap tegas YIM perlu ditunjukkan untuk menaikkan bargaining," tutup Sya'roni.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya