Berita

Sinta Nuriyah/Net

Politik

Gigih Bela Minoritas, Istri Gus Dur Terima Gelar Doktor Honoris Causa

RABU, 18 DESEMBER 2019 | 09:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Almarhum Kiai Haji Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur, dikenal sebagai seorang muslim Nahdathul Ulama (NU) yang senantiasa memperjuangkan dan membela hak-hak kaum minoritas.

Meski dirinya telah wafat pada 30 Desember 2009 silam, jiwa, hati, pikiran dan akhlak Presiden ke-4 RI itu masih mengejewantah dan melekat kepada istrinya Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

Kerja-kerja kemanusiaan serta keadilan yang telah Sinta perjuangkan selama puluhan tahun tersebut, menjadi alasan bagi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada istri Gus Dur ini.


Alissa Wahid selaku putri Sinta dan Gusdur mengatakan, penganugerahan Doktor Kehormatan atau Honoris Causa ini merupakan apresiasi yang diberikan UIN Sunan Kalijaga atas bakti ibundanya kepada negeri ini.

"Baik menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak perempuan serta kelompok marjinal, minoritas dan terpinggirkan yang kerap luput mendapatkan perlindungan," kata Alissa saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/12).

Salah satu bentuk kepedulian Sinta terhadap masyarakat, disebutkan Alissa, ialah dengan menggelar Sahur Keliling yang sudah dilakukan selama kurang lebih 20 tahun belakangan.

Katanya, kegiatan ini yang menjadi ruang perjumpaan untuk merajut kebhinekaan dan mengkampanyekan pesan-pesan toleransi di berbagai titik di tanah air, di berbagai rumah ibadah dan membersamai beragam kelompok masyarakat.

"Pembelaan terhadap kelompok minoritas juga senantiasa beliau hayati dan contohkan dalam berbagai kesempatan, pernyataan serta kesediaan hadir memberi dukungan dan pengayoman," Alissa menambahkan.

Penganugrahan Doktor Honoris Causa (H.C) kepada Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid ini dilaksanakan pada Rabu pagi ini, 18 Desember 2019, bertempat di Gedung Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah (Gd. Multipurpose), UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya