Berita

Rilis survei Roda Tiga Konsultan tentang Pandangan dan harapan masyarakat terhadap situasi sosial politik/RMOL

Politik

Survei: Mayoritas Masyarakat Menolak Pilpres Lewat MPR

SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 17:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tidak disetujui oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia.

Hal itu sebagaimana hasil survei yang dirilis oleh Roda Tiga Konsultan tentang "Pandangan dan harapan masyarakat terhadap situasi sosial politik".

Direktur Riset Roda Tiga Konsultan, Muhammad Taufiq Arif memaparkan, masyarakat yang tidak setuju dengan wacana tersebut sebanyak 52,8 persen. Hanya 9,9 persen yang menyatakan setuju.


"Tentang pemilihan presiden oleh MPR, sebanyak 52,8 persen masyarakat tidak setuju," kata Taufiq Arif di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (17/12).

Sedangkan, 12,3 persen masyarakat menyatakan sangat tidak setuju, dan 0,9 persen masyarakat sangat setuju. Kemudian 17,6 persen netral dan 4 persen masyarakat tidak memberikan jawaban.

Survei ini dilakukan 26 November sampai 5 Desember 2019 dan melibatkan 1200 responden dari 34 provinsi di Indonesia.

Survei ini menggunakan metode stratified systemic random sampling. Untuk menjaga kualitas data, digunakan metode live call dan call back sebanyak 20 persen dengan margin of eror 2,89 persen.

Rilis survei tersebut dihadiri beberapa tokoh, di antaranya Andi Mallarangeng, Ferry Kurnia Rizkiyansyah (Peneliti NETGRIT), Wakil Direktur Pusakapol FISIP UI, Hurriyah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya