Berita

Arsul Sani/Net

Politik

Arsul Sani: Ada 4 Nama Potensial Dewas, Tiga Di Antaranya Eks Komisioner KPK

SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 16:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada empat nama kuat yang muncul sebagai calon Dewan Pengawas KPK. Tiga nama di antaranya adalah bekas pimpinan KPK, sementara satu lainnya mantan hakim agung.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengurai, tiga nama mantan pimpinan KPK itu adalah Tumpak Hatorangan Panggabean, Indriyanto Seno Adji, Achmad Santosa.

"Kalau PPP menyuarakan yang bisa dipertimbangkan. Itu contohnya kalau dari orang yang pernah ada di KPK ada, Pak Tumpak Hatorangan Panggabean, kemudian ada Prof Indriyanto Seno Adji, ada juga Mas Achmad Santosa," ujar Arsul di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12).


Satu nama mantan hakim agung adalah Gayus Lumbuun. Arsul pun mengaku tidak masalah dengan latar belakang Gayus yang pernah menjadi kader PDI Perjuangan.

"Kalau lain-lain yang juga disebut-sebut itu juga Pak Gayus Lumbuun. Saya kira oke juga biar dia dulu politisi PDIP, tapi kan sudah kemudian lama menjadi hakim agung dan kemudian juga kamar pidana militer," jelasnya.

Dia menyebut baik PPP dan partai politik pengusung Presiden Joko Widodo tidak pernah komunikasi dengan Istana. Hal yang sama juga dilakukan Istana yang tak pernah meminta saran dari partai politik.

Dia juga memastikan, bahwa nama yang dia sebut itu merupakan saran kelompok penggiat anti korupsi dan pekerja bantuan hukum.

"Itu kan suara-suara yang kami mendengar juga dari berbagai elemen masyarakat, suka ada yang menyuarakan, "bagus itu bang',” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya