Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Ajukan Perubahan UU, PM Boris Janji Tidak Akan Ancam "No Deal Brexit"

SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 11:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan mengubah undang-undang (UU) untuk menjamin fase transisi Brexit tidak diperpanjang. Johnson juga berjanji tidak menerapkan ancaman "No Deal Brexit" seperti yang ia lakukan sebelumnya.

Dilansir dari BNN Bloomberg, Selasa (17/12), menurut seorang pejabat yang tidak disebutkan identitasnya, UU tersebut akan berisi teks hukum untuk mencegah pemerintah memperpanjang periode transisi atau menunda Brexit.

Johnson yang baru memenangkan suara mayoritas dalam pemilihan umum pekan lalu, akan melakukan pemungutan suara di Parlemen pada Jumat (20/12). Setelah disepakati, Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 31 Januari 2020.


Dalam kampanyenya, Johnson juga berjanji untuk meratifikasi perjanjian perdagangan baru dengan Uni Eropa sebelum periode bridging dan mempertahanan status quo hingga 31 Desember 2020 setelah mencapai Brexit.

Hal ini yang kemudian dipandang pesimistis oleh para pemimpin UE. Mereka memperingatkan, sulit untuk menyelesaikan kesepakatan baru dalam waktu 11 bulan. Mengingat perjanjian antara UE dan Kanada saja membutuhkan waktu 7 tahun untuk diselesaikan.

Selain itu, Johnson juga akan mempertimbangkan peran China Huawei Technologies Co Ltd dalam bidang telekomunikasi Inggris. Sesuatu yang menjadi dilema bagi Inggris jika Brexit sudah dicapai.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya