Berita

Irjen Listyo Sigit Prabowo/Net

Presisi

Kabareskrim Listyo Sigit Beberkan Peran Reserse Polri Kawal Pemerintahan Jokowi

MINGGU, 15 DESEMBER 2019 | 22:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Idham Azis resmi menunjuk Irjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 yang bakal dilantik Senin besok (16/12) itu membeberkan rencana tugas strategis korps reserse yang sudah disiapkannya.

Dimana salah satunya, mengawal program Presiden Joko Widodo dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul.

“Yang pertama tentu kita harus sejalan dengan pemerintah. Apa program prioritasnya, itu yang wajib kita kawal,” kata Sigit kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/12).


Misalnya, sambung Sigit, terkait kebijakan energi. Pemerintah saat ini tengah berupaya bagimana menekan impor dan membangun kilang-kilang minyak baru. Karena selama ini, hal tersebut membuat pemerintah Indonesia sangat tergantung dengan dolar lantaran transaksi minyak memakai dolar. Jika pemerintah bisa mengolah sendiri minyak mentah tentu akan berdampak kepada devisa.

“Tapi hal tersebut tidak mudah untuk langsung menyelesaikan karena mereka (mafia) sudah merasa nyaman dengan bisnis impor. Artinya bagaimana progres ini bisa berjalan tentunya akan timbul banyak masalah. Nah, masalah-masalah itulah yang harus kita bereskan,” urainya.

Dalam rangka membereskan persoalan tersebut, kata Sigit, tentu akan banyak muncul spekulan dan sabotase yang muncul dari orang-orang yang sudah di zona nyaman dan tiba-tiba keuntunganya berkurang. Tentu saja hal tersebut akan berupaya untuk menghambat.

“Disinilah peran polisi harus bisa mengawal,” tandasnya.

Hal lain, yakni berkaitan dengan investasi, bagaimana pemerintah berjuang kemana-mana mengejar investor. Namun masih banyak persoalan yang masih timbul salah satunya regulasi, walaupun, kata Sigit persoalan itu telah diberikan solusinya dengan omnibus law.

Disisi lain, soal perizinan. Dimana aturannya dengan pelayanan satu pintu izin dapat keluar selama 14 hari, namun faktanya bisa berbulan-bulan kalau pengusana-pengusaha itu tidak sowan maka izinnya tidak akan keluar.

“Disitulah peran polisi untuk mengontrol ada persoalan apa sehingga izin tidak dikeluarkan. Jangan sampai digunakan untuk mengambil keuntungan dengan menyalahgunakan kewenangan. Kita kawal agar ada kepastian ketika investor mau menanamkan modalnya untuk berinvestasi di Indonesia,” tekan Sigit.

Tahun 2020, kata eks Kadiv Propam Mabes Polri itu, total nilai investasi yang akan masuk ke Indonesia sekitar Rp 700 Triliun. Polri, nantinya akan masuk di tempat-tempat yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sudah jelas ada investasinya.

“Polisi harus bisa memberikan kepastian dan kenyamanan mereka utamanya dalam bidang hukum jangan sampai mereka kecewa,” demikian Sigit.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya