Berita

Kapolri Idham Azis (berdiri)/RMOL

Presisi

Di Hadapan Para Pati, Idham Azis: Polri Wajib Netral Di Pilkada

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 17:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Idham Azis menyempatkan untuk melakukan konsolidasi internal di sela memberikan pemberian tanda kehormatan terhadap 26 perwira tinggi (pati) di Aula Bareskrim Gedung Awaluddin Djamin, Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (11/12).

Seluruh personel baik perwira tinggi maupun perwira menengah yang bertugas di luar organisasi Polri hadir dalam acara tersebut.

Jumlah yang mencapai 3.700 personel dengan rincian ada 54 pati di luar struktur, 1.176 pamen dan ribuan bintara.


“Jika dikumpulkan ini bisa menjadi Polres plus,” kata kapolri dalam sambutanya di Aula Bareskrim Gedung Awaluddin Djamin, Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (11/12).

Dalam kesempatan itu, kapolri menekankan pentingnya sinergitas antara Pati Polri yang bertugas di luar organisasi dengan internal. Terutama dalam rangka menghadapi gelaran Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

“Dalam pelaksanaan pilkada serentak wajib hukumnya untuk netral,” tegas kapolri.

Dengan solidnya internal Polri, mantan kabareskrim itu berkeyakinan sekalipun terjangan badai yang datang menghantam dan menggerogoti institusi Korps Bhayangkara akan dapat mudah dilalui dengan terbangunnya soliditas.

“Hanya ada satu modal yaitu kita harus solid, kita harus kompak dan kita harus membangun terus komunikasi. Tidak ada masalah yang tidak selesai ketika kita mau membangun komunikasi,” tekan Idham.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyampaikan bahwa institusi tengah memikirkan bagaimana mengakomodasi sekitar 400 personel berpangkat kombes yang menumpuk tak memiliki jabatan.

Nantinya, dia akan mengeluarkan surat keputusan untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Untuk jabatan fungsional sehingga dapat mengakomodir rekan-rekan dan adik-adik yang sudah lama sekolah untuk mendapatkan posisi 2B1 atau bintang,” demikian Idham.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya