Berita

Ilustrasi Jiwasraya/Net

Bisnis

Klaim Jiwasraya Belum Cair, Bos Samsung Bakal Tuntut OJK

JUMAT, 06 DESEMBER 2019 | 23:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belum adanya kepastian pengembalian investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) membuat para nasabah geram.

Salah satu nasabah yang merupakan Vice President Samsung Electronic Indonesia, Lee Kang Hyun bahkan bakal membawa kasus tunggakan klaim polis bancassurance ke ranah hukum.

Lee yang juga menjabat sebagai Ketua Kadin Korea di Indonesia menjelaskan, pihaknya akan menyeret lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke ranah hukum. Hal ini karena pihak Hana Bank sebagai pihak yang menawarkan asuransi Jiwasraya bersedia mencairkan polis namun terkendala OJK.


Diketahui, Lee melalui KEB Hana Bank pada 2017 membeli polis asuransi Jiwasraya sebesar Rp 16,2 miliar, namun belakangan lembaga asuransi tersebut mengalami gagal bayar.

"Hana Bank mau tanggung jawab. Mereka siap tapi OJK tidak memperbolehkan. Alasannya ada aturan OJK," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redakasi, Jumat (6/12).

Pihaknya juga menilai OJK tak kooperatif saat menolak kedatangannya dan para korban lain ke kantor OJK. Lee menegaskan, selain dirinya, terdapat 474 orang Korea Selatan yang menjadi korban Jiwasraya dengan total dana Rp 572 miliar.

"Akan melihat OJK benar atau enggak aturan yang enggak boleh begitu. Kalau enggak bisa, jadi arahnya mungkin malah hukum," ujarnya.

"Tapi kalau OJK bilang terserah Hana Bank, korban Koreanya udah bisa terima. Sekarang Hana Bank enggak bisa berbuat apa-apa," pungkasnya.

Para korban juga sebelumnya sudah mendatangi Komisi VI DPR RI untuk berkonsultasi mengenai pembayaran tunggakan klaim polis bancassurance dan sempat menggelar rapat bersama para anggota dewan, Rabu lalu (4/12).

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya