Berita

Menkeu Sri Mulyani saat menjelaskan kasus penyelundupan Harley Davidson/RMOL

Politik

Sri Mulyani: Penyelundupan Harley Davidson Rugikan Negara Rp 1,5 Miliar

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 21:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Atas kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda gowes Brompton lewat pesawat baru Garuda GA 9721 tipe air bus A330900 negara mengalami kerugian senilai Rp 1,5 miliar.

“Potensi kerugian negara antara Rp 532 juta hingga Rp 1,5 miliar,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani di lobi Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).

Adapun harga dari serangkaian sparepart motor Harley Davidson dan sepeda Bromptom senilai Rp 500-800 juta.


“Berdasarkan penelusuran di pasar, Harley tersebut harganya sekitar Rp 800 juta per unit, sedangkan sepeda 50-60 juta per unit,” katanya.

Sri Mulyani menyampaikan, rangkaian motor klasik bermerek Harley Davidson tipe Shovelhead diterbangkan khusus dari Perancis ke Cengkareng, Tangerang melalui pengadaan pesawat baru yang dibeli pemerintah.

“Jadi dia memang terbang khusus untuk pengadaan pesawat oleh Garuda dari Prancis ke Cengkareng dan mendarat ke Garuda maintenance facility,” tambahnya.

Saat ini, motor Harley Davidson dan sepeda Brompton tersebut disita oleh Bea Cukai untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Saya minta Bea Cukai menyelesaikan kasus ini dalam sisi penindakan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya.
    

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya