Berita

Habib Jafar Shodiq/Net

Hukum

Hina Wapres Maruf Amin, Habib Jafar Masih Berstatus Terperiksa

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 17:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyidik Bareskrim Polri menciduk Habib Jafar Shodiq di kediamannya. Penangkapan itu lantaran video ceramah Habib Jafar yang dianggap menghina Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin dengan sebutan "B*bi".

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, saat ini yang bersangkutan masih dilakukan pendalaman dan statusnya masih terperiksa.

“Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan siber Mabes Polri, hasil ketetangan belum dapat. Intinya sudah diamankan, statusnya terperiksa,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/12).


Sebelumnya viral video yang memperlihatkan Habib Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas menghina Wakil Presiden Maruf Amin diibaratkan seperti hewan. Video tersebut diunggah oleh Habib Ja'far dalam akun Youtubenya.

Dalam video yang beredar luas sejak 30 November lalu, Habib Jafar meyinggung Maruf Amin saat menjelaskan soal babi. Awalnya ia bicara zaman Nabi Musa. Di zaman itu, Allah menjadikan orang yang belajar ilmu hanya untuk kepentingan duniawi menjadi seekor babi.

Dia kemudian menyinggung soal ustaz-ustaz bayaran hingga menyinggung Maruf Amin.

"Kalau zaman sekarang andai kata ada ustaz-ustaz bayaran, ada ustaz-ustaz target yang di zaman Nabi Muhammad SAW, hidup di zaman Nabi Musa AS sudah berubah menjadi seekor babi. Berarti ustaz-ustaz bayaran apa? (balas jamaah: b*bi). Apa? (b*bi). Apa? (b*bi). Saya tanya Maruf Amin b*bi bukan? B*bi bukan?" seru Habib Jafar disambut kata b*bi oleh jamaah.
 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya