Berita

Saleh Partaonan Daulay (tengah)/Net

Politik

Rakernas PAN 7 Desember Hanya Menetapkan Jadwal Kongres

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 14:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V tahun 2019 di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Selatan, Sabtu lusa (7/12).

Ketua Ketua Panitia Pengarah (SC) Rakernas PAN 2019 Saleh Partaonan Daulay mengatakan, Rakernas kali ini sangat spesifik karena hanya ingin menetapkan tempat dan waktu pelaksanaan Kongres PAN yang rencananya digelar pada 2020.

Adapun Rakernas ini akan diikuti oleh peserta yang terdiri dari Pengurus Harian DPP PAN, Ketua MPP, Ketua Mahkamah Partai, Ketua dan Sekretaris DPW. Selain itu, ketua-ketua DPD se-Indonesia akan diundang sebagai peninjau.


Sementara itu, anggota legislatif dan kader yang menduduki jabatan di eksektutif juga akan diundang. Diharapkan semuanya dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi persiapan pelaksanaan Kongres yang akan datang.

Jelas Saleh, dalam AD/ART PAN disebutkan bahwa masa bakti setiap kepengurusan adalah selama-lamanya lima tahun. Atas dasar itu, di dalam rapat panitia pengarah beberapa hari yang lalu, ditetapkan bahwa pelaksanaan Kongres akan dilaksanakan pada kisaran bulan Februari dan Maret 2020.

"Sementara tanggal pelaksanaannya diserahkan pada permusyawaratan di Rakernas nanti," ucap anggota DPR RI ini.

Terkait pelaksanaan Kongres, lanjut Wasekjen PAN ini, DPP PAN memberikan kesempatan kepada seluruh wilayah untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah. Mereka diminta untuk mengajukan surat kesediaan dan proposal menjadi tuan rumah.

Setelah itu, DPP PAN nantinya akan memilih beberapa di antaranya yang dinilai memiliki kualifikasi berdasarkan proposal yang diajukan. Beberapa wilayah tersebut selanjutnya dibawa ke Rakernas untuk dipilih salah satu di antaranya sebagai tuan rumah.

"Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Dari agenda yang ada, tidak ada yang rumit untuk diputuskan. Diharapkan, Rakernas ini akan menjadi spirit bagi terlaksananya Kongres yang tenang, tertib, dan bermartabat," sebut Saleh.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya