Berita

Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Baiknya Gibran Dan Bobby Tahan Diri, Biar Moeldoko Tidak Rikuh

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 13:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keluarga Presiden Joko Widodo memiliki hak yang sama dalam setiap gelaran pesta demokrasi. Mereka berhak untuk memilih juga dipilih.

Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik mengaku mendukung penuh hak politik yang dimiliki keluarga Jokowi. Seperti anaknya, Gibran Rakabuming Raka yang akan mengarungi Pilwalkot Solo dan menantunya, Bobby Nasution di Pilwalkot Medan.

Hanya saja, dia mengingatkan agar orang tua Jan Ethes dan Sedah Mirah itu untuk menahan diri berkecimpung di pilkada. Keduanya perlu menunggu Jokowi lengser agar tidak ada anggapan publik yang menyebut kemenangan mereka karena bantuan penguasa.


“Baiknya mereka bersabar hingga bapaknya (Jokowi) lengser. Agar mereka punya alasan untuk mengatakan memenangi pilkada dengan keringat sendiri,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (5/12).

Minimal, sambungnya, Gibran dan Bobby tidak membuat repot para pembantu Jokowi. Seperti Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang harus berkomentar dan meluruskan bahwa keikutsertaan mereka bukan upaya Jokowi membangun dinasti politik.

Sebab terkadang mantan panglima TNI itu terlihat canggung atau rikuh dan ketegasannya hilang saat harus meluruskan.   

“Paling kurang tak membuat Moeldoko rikuh dan ketahuan bodoh,” sindirnya.

Moeldoko sebelumnya harus meluruskan bahwa rencana Gibran dan Bobby maju di pilkada bukan bagian dari upaya Jokowi membangun dinasti politik.

Dia menyebut bahwa Gibran dan Bobby sah ikut pilkada lantaran punya hak yang sama. Moeldoko juga memastikan Istana tidak akan ikut campur dalam proses pencalonan

"Istana tidak ikut campur, itu kan balik lagi hak politik seseorang. Terserah, kami enggak boleh," tuturnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya