Berita

Pesawat Garuda Indonesia/Net

Politik

Erick Thohir Dan Sri Mulyani Turun Tangan Jelaskan Temuan Harley Di Garuda

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 12:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dugaan penyelundupan terjadi di maskapai PT Garuda Indonesia. Penyelundupan barang mewah berupa Motor Harley Davidson dan Sepada Brompton di pesawat Garuda Indonesia A330-900 itu diduga dilakukan oleh direksi Garuda.

Dugaan penyelundupan muncul berdasar hasil pengecekan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Soekarno Hatta. Ditemukan komponen Harley Davidson dan 2 sepeda lipat merk Brompton, serta barang mewah lainnya.

Sementara itu, manajemen Garuda Indonesia membantah bahwa yang membawa motor Harley Davidson adalah direksinya. Diluruskan manajemen Garuda Indonesia bahwa yang membawa adalah karyawan biasa.


"Bersama ini disampaikan bahwa yang terjadi adalah adanya karyawan yang membawa beberapa spare part dalam penerbangan tersebut," kata Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa lalu (3/12).

Sementara untuk memberi keterangan lebih rinci mengenai temuan motor gede (Moge) dalam pesawat, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani turun tangan.

Keduanya akan menggelar jumpa pers di di Lobi Djuanda I, Gedung Juanda, Lantai Dasar, Kemenkeu pada Kamis (5/12).

Berdasarkan undangan dari Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Kementerian Keuangan, disebutkan bahwa jumpa pers akan digelar pada pukul 15.30.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya